Diantara
para ulama terdapat perbedaan pendapat mengenai asuransi, baik asuransi jiwa
maupun asuransi kerugian. Perbedaan ini dapat dimaklumi karena persoalan
asuransi merupakan ladang ijtihadiyah
seperti biasa awal masuk kuliah hal yang pertama dilakukan adalah perkenalan. tapi tentu tidak semua dosen melakukannya terutama beliau-beliau yang pernah mengampu matakuliah kami sebelumnya. maka perkenalan menjadi hal yang aneh. karena data diri toh juga masih sama, kalo pun ada perubahan paling juga bertambah umur saja. atau mungkin bertambah anak? tapi yang jelas tidak bertambah istri dong. hehehe.
Sempat kehilangan kata-kata ketika aku sampai dirumah seorang
teman. Sejenak aku lupa bagaimana caranya bernafas. Kaget! Ya, kaget sekali
ketika sebuah rumah yang masih berlantai tanah dan berdinding papan itu
terpampang dihadapanku. Rumah “sederhana” itu adalah rumah temanku. Tak banyak
perabotan mewah disana. Bahkan bisa ku bilang tak ada sama sekali. Kursi-kursi
dan meja-meja terbuat dari kayu yang sudah renta.
“Jadi seperti itu ya cara
mengerjakan soal ini?”. Eka dan Rara manggut-manggut.
“ya begitulah, mudah sekali kan?
yang penting kalian harus hapal rumusnya dulu, setelah itu banyakin deh latihan
soalnya, dengan banyak berlatih kita jadi terbiasa dengan rumus-rumus ini,
lagian setiap variasi soal juga menuntut kreativitas kita buat mengkombinasikan
rumusnya”
“OOOOOOOOO……………………………” sekali lagi
rara dan eka ber-o… panjang
Koko
masih berkutat dengan hatinya. Rasa
sakit itu memang belum sepenuhnya hilang. Sulit baginya untuk menerima
kenyataan ini. Kenyataan bahwa bunga-bunga cinta dihatinya harus gugur.
Meninggalkan dirinya dalam kehampaan dan kesepian yang teramat dalam. Serpihan
keberanian yang ia kumpulkan dan dia rangkai untuk menyatakan isi hatinya
ternyata sia-sia. Karena keberanian itu
tidak pernah benar-benar menampakkan dirinya.